![]() |
| Semangat Berkah |
Ibadah sunnah sangatlah banyak. Apalagi di dalam bulan suci Romadlon. Amalan ibadah sunnah dinilai pahalanya setara dengan yang fardlu. Maka sangat lumrah jika banyak orang muslim yang bersemangat untuk melakukan rentetan ibadah di bulan penuh berkah ini. Seperti halnya sholat sunnah tarowih yang hanya dilaksanakan pada bulan puasa. Itu adalah orang muslim yang mendapat hidayah sehingga dapat bersemangat. Tidak sedikit yang loyo. Kurang memanfaatkan momen terbaik spanjang tahun. Malahan meraka sibuk dengan urusan-urusan dunia. Yang lebih memprihatinkan, ada yang mengaku muslim tetapi tidak melaksanakan puasa di bulan Romadlon ini yang wajib hukumnya. Astaghfirulloh.
Introspeksi diri perlu dilakukan oleh setiap muslim. Apakah mereka sudah melaksanakan yang fardlu yang telah disyari'atkan? Ini yang perlu ditanyakan. Karena ibadah sunnah itu dilakukan apabila ibadah wajib sudah dituntaskan. Orang muslim bukannya tidak boleh untuk melaksanakan ibadah yang sunnah. Apalagi di bulan Romadlon karim ini. Misalnya seperti sholat tarowih. Ataupun pada penghujung bulan, yaitu pada tanggal 1 Syawal mereka melaksanakan sholat Id yang banyak orang muslim atau yang mengaku muslim melaksanakan. Akan tetapi, apakah mereka tidak merasa sungkan masih mempunyai tanggungan? Apalagi ini tanggungan dengan Alloh, Robbul 'Alamin. Apakah mereka tidak malu? Lhawong yang wajib saja tiada dikerjakan atau masih banyak bolong-bolong kok ingin melakukan ibadah sunnah. Tidak sepantasnya melaksanakan yang sunnah. Ibadah wajib harus dibenahi terlebih dahulu. Pantaskan diri kita masing-masing untuk hal tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar